Beranjak dari ruang benderang, lalui waktu tanpa batas, meski bersekat...
Merobohkan tanpa menjatuhkan...
Memuliakan tanpa memuji...

18 March 2011

Mantan Sahabat

Mendengungkan gejolak arah; aku semakin tak peduli.
Di-ibakan atas nama cinta; aku bosan.
Memandang langit yang terlampau nyenyak saat tertidur.
Tak berarti cantik Bintang dan elok Bulan;
Mereka butuh Matahari.

Do’a bersama lirih suci dirinya;
Menunjukkanku pada binar cahaya.
Disebrang jalanku yang tak tentu;
Dia membelokkan dengan cara yang berbeda.

Sahabat adalah simbol sejati dalam hidup;
Tanpa sahabat, hidup takkan ada artinya.
Sahabat melebihi cinta segala-galanya;
Begitupun datangnya Mantan Sahabat;
Mereka butuh Mantan Sahabat.

Satu pilihan hati. Satu keyakinan dalam melantunkan arah.
Setiap fitrah alam berpasangan

3 comments:

  1. jika sakit bisa sembunyikan mengapa senyum tak bisa kau tampakan,jika sahabat adlah intan mengapa kau selalu sunyi di dalam senyummu

    ReplyDelete
  2. q tertawa walau hati menangis dan q pksa untuk tetap tertawa

    ReplyDelete